ANGIN ANGIN APA YANG…

“Angin-angin apa yang mustahil?” “Apa? Gak tau” “Angin memiliki dia selamanya. Haha, dasar sobat ambyar.” “Itu ingin wuyy! Ah maksa anjir!!” “Lah, namanya juga tebak-tebakan, buat seru-seruan doang” “Dih, ya ampun. Jokesnya bapak-bapakable sekalee. Ckckckk” Dear sobat ambyar, dari pada memperhatikan percakapan unfaedah mereka berdua, sini biar saya kasih tahu nama-nama angin di bahasa arab …

PANDANGAN MATA

Bahasa arab punya istilah-istilah khusus untuk pandangan mata sesuai dengan caranya seseorang memandang. Jika objek berada di samping dan seseorang hanya memandangnya dengan ekor matanya saja melalui samping telinga, pandangan ini disebut lahaza (لحظ). Jika ia memandang dengan mata sepenuhnya tertuju pada objek, disebut ramaqa (رمق) Jika pandangan tadi disertai dengan kondisi mata yang terbuka …

SITTI TERNYATA BUCIN

Berawal dari postingan saya tentang asal-usul kata sitti dari sayyidati, yang ternyata sangat menampilkan sisi sotoy saya, huhu. Beruntung ada yang mengingatkan bahwa sitti juga dari bahasa Arab, dapat dikroscek melalui mu’jam ma’ani, katanya. Dan ternyata benar, ada sitti yang satu makna dengan sayyidati. Maklumat baru ini menjadi trigger untuk menggali lebih dalam, dan sampailah …

LINGKARAN UKHUWAH

Di bahasa arab saudara itu "أخ" bentuk pluralnya ada dua macam; “إخوة" dan “إخوان.” Meski akar katanya sama, dalam penggunaan keduanya memiliki perbedaan. Kata ikhwah cenderung digunakan untuk mendeskripsikan persaudaraan sedarah, yang masih bertalian nasab. Sementara ikhwan untuk persaudaraan selain itu. Adik dan kakak kandung itu ikhwah. Sementara tetanggamu, temanmu, juniormu itu saudara juga, hanya …

Meneropong “Apa” bukan “Siapa”

Bagi yang pernah belajar bahasa arab tentu akan familiar dengan kata “ما” dan “من”. Keduanya masuk kelompok isim maushul. Sederhananya, isim maushul adalah kelompok kata yang maknanya bergantung pada kalimat setelahnya. Jadi jangan coba pisahkan mereka, karena dengan begitu dia akan kehilangan jati dirinya. Elahh~ Nah pada dasarnya "من" itu merujuk pada subjek yang berakal, …