/PER.MA.IN.AN/

Kehidupan laksana permainan atau hakikat kehidupan memang permainan? Kita senang bermain tapi tak pernah senang dipermainkan. Suka bercanda tapi tak pernah rela jadi bahan candaan. Kita memang begitu, sangat pemilih, ingin yang ini tapi tak ingin yang itu. Kehidupan hanyalah sekumpulan waktu: masa lalu yang telah terlewati, masa depan yang tak pernah pasti, dan masa …

(GAK) SEBATAS ANGKA

Siapa yang kemarin bilang angka hanya sebatas angka? Kamu? Hah, sungguh terlalu! Pasti dulu tidak pernah disuruh umi belanja ke warung ya? “Loh apa hubungannya?” Ckckck, umi nyuruh beli telor 2 kg, terigu 3 kg, cengek seribu, daun salam daun sereh gopek. Lalu kamu lupa, pulang malah bawa telor 3 kg, terigu sekilo, dan cengek …

INDOMIE

Saat di asrama dulu, indomie selalu jadi bahan olok-olokan, kami orang-orang Indonesia yang relatif punya postur tubuh ‘imut’ kadang diusili dengan isu indomie ini. “Tau gak orang-orang indonesia kenapa badannya kecil-kecil? Soalnya makannya ya cuma indomie.” “Eh, lagi masak apa ente? Ah pasti indomie, orang indonesia masak ya paling indomie” Begitulah nyinyiran dan nyinyiran menghampiri …

BAHASA

“Bahasa adalah jembatan yang padanya melintas untaian makna,” kata guru kami di sela-sela kajian ilmu balaghah. Kembali meresapi ucapannya membuat saya flashback pada serpihan ingatan di masa lalu. 5 tahun yang lalu, saya mendapat kehormatan menjadi tamu sekaligus juga pelayan tamu-tamunya Allah yang maha Rahman. Saya di tempatkan di daerah kerja Mekah sebagai petugas katering …

HEY ANGIN, AMANAH YA!

Kelas hari ini cukup berkesan, kesan paling dalam adalah saat saya disebut gagal paham konteks dan berusaha memelintir ucapan narasumbur. Uuh~ “Anda jangan memelintir perkataan saya! Ini bisa jadi fitnah.” Duh, mohon maafkan murid ndableng ini, aslinya itu pertanyaan titipan, pak yai. Cuma mungkin memang pemilihan diksi saya kurang tepat sehingga terkesan ‘menyerang,’ tapi ya …